UUD TILANG

UUD TILANG
Tabel Denda Pelanggaran Lalu Lintas

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 30 May 2011

Inilah Kriteria Peraih Mahkota Miss Indonesia 2011

Para finalis Miss Indonesia 2011 latihan koreografi. (Foto: heru Haryono/Okezone)
Para finalis Miss Indonesia 2011 latihan koreografi. (Foto: heru Haryono/Okezone)
UNTUK meraih mahkota Miss Indonesia 2011, modal yang dibutuhkan tak sekadar paras cantik semata, tapi juga kepribadian yang menarik. Di luar poin tersebut, apa sajakah yang menjadi kriteria penilaian?

Perhelatan Miss Indonesia 2011 akan segera memasuki puncaknya. Proses penilaian yang dilakukan sejak masa karantina awal, Selasa lalu (24/5) hingga malam final pada 3 Juni 2011 mendatang akan melahirkan seorang Miss Indonesia baru yang siap menggantikan posisi Asyifa Latief.

Sesuai dengan kriteria Miss Indonesia, yakni mencari seorang MISS (Manner, Impressive, Social, Smart), maka pencarian calon pemenang pun didasarkan atas kategori tersebut.

Kriteria yang dinilai oleh para dewan juri untuk menentukan seorang Miss Indonesia 2011 adalah bagaimana cara mereka bersikap, berwawasan, berjiwa sosial, dan berkepribadian.

"Seorang wanita akan terlihat cantik apabila dia dapat menunjukkan kepribadian dirinya dan memiliki prinsip yang benar dalam hidup," jelas Founder sekaligus Ketua Tim Juri Miss Indonesia, Liliana Tanoesoedibjo dalam siaran pers yang diterima redaksi okezone, Senin (30/5/2011).

Selain mengandalkan kriteria MISS, para finalis pun dapat berkompetisi meraih predikat penilaian melalui sesi fast track. Di sini, para finalis yang memiliki bakat di bidang olahraga, seni, dan modeling akan mendapat penilaian khusus dari Liliana Tanoesoedibjo bersama dewan juri lainnya, yakni Martha Tilaar, Ferry Salim, Tantowi Yahya, dan Harry Darsono sebagai nilai tambah untuk masuk dalam penilaian jalur cepat.

Rencananya, malam puncak Miss Indonesia 2011 dihelat di Central Park Jakarta, 3 Juni mendatang. Saat itu, pengganti Miss Indonesia 2010 Asyifa Latief akan diumumkan dan disaksikan langsung oleh Miss World 2010 Alexandra Mills bersama Chairman of the Miss World Organization Julia Morley.(tty)

okezone.com

Sunday, 29 May 2011

kembang Api Terbesar di Monas dan Gratis Masuk Ancol Pada HUT Jakata ke-484

ancol-diserbu-pengunjung.jpg
net
Ancol Dipenuhi pengunjung


Menjelang HUT Jakarta ke-484 yang jatuh tanggal 22 Juni 2011 nanti, Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan serangkaian acara untuk mengisi ulang tahun Jakarta. Satu di antaranya adalah menggratiskan tiket masuk Ancol tanggal 22 Juni 2011 nanti.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, usai memimpin rapat bersama para Walikota dan pejabat lainnya. Foke, sapaan Fauzi Bowo, menuturkan serangkaian kegiatan yang disusun oleh Pemprov DKI bertujuan agar warga Jakarta terpanggil untuk mengikuti HUT Jakarta. "Tanggal 22 Juni 2011 nanti akan ada acara yang namanya malam muda-mudi di Ancol. Acaranya malam, dan saat itu kita bebaskan biaya untuk masuk Ancol," ujar Foke, Jumat (27/5/2011) malam.

Foke menuturkan selain ada malam muda-mudi, di Monas akan ada pertunjukkan kembang api selama 30 menit. Dikatakannya, kembang api HUT Jakarta tidak boleh kalah dengan kembang api saat Food & Fashion Festival di Kelapa Gading. Menurutnya pada tanggal 22 Juni 2011 nanti Pemprov DKI mempunyai banyak agenda. Karena sedari pagi Foke akan memimpin apel HUT Jakarta yang kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna DPRD.

Pada malam harinya Pemprov DKI akan menerima banyak tamu di Balai Agung, mulai dari duta besar, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh media dan dari Parpol. Pada malam itu Pemprov DKI akan mengadakan jamuan resepsi dalam rangka HUT Jakarta.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

Friday, 27 May 2011

Jumlah Polisi Di Indonesia Belum Ideal


1431336620X310 Jumlah Polisi Di Indonesia Belum Ideal DHONI SETIAWAN Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Jaya 2009 di lapangan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2009).
PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Jumlah polisi di Indonesia saat ini sekitar 395.000 orang atau masih jauh dari angka memadai, sekitar 760.000 orang. Berdasarkan jumlah penduduk Indonesia sekitar 230 juta orang, rasio polisi dengan jumlah penduduk saat ini sebesar satu berbanding 580 orang.
Anggota Komisi I DPR Sidarto Danusubroto seusai acara Rapat Koordinasi Tiga Pilar dan Rapat Koordinasi Bidang Politik Serta Hubungan Antarlembaga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (26/5/2011), mengatakan, idealnya satu polisi melindungi 300 warga.
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat sejak tingkat rukun tetangga (RT)/rukun warga (RW). "Dulu, warga biasa melakukan siskamling untuk menjaga keamanan. Aktivitas itu sebenarnya merupakan pengalaman Pancasila dalam bentuk gotong royong," katanya.
"Akan tetapi, kearifan tersebut saat ini sudah kian dilupakan. Masyarakat seakan sekadar ingin keamanan bisa dijaga dengan baik. Akan tetapi, tidak mau tahu situasi lingkungan. Itu yang harus diperbaiki. Jadi, ideologi Pancasila harus dipahami masyarakat," ujar Megawati.

Bela Pengusaha Truk, Pemerintah Pusat Paksa Polda dan DKI Buka Kembali Tol Dalam Kota


truk berat665909@ Bela Pengusaha Truk, Pemerintah Pusat Paksa Polda dan DKI Mengalah
ilustrasi/dok b8Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut kebijakan uji coba pembatasan truk yang melalui jalur Tol Dalam Kota mulai Jumat ini.

“Kita sudah berusaha, namun keputusan Pemerintah Pusat meminta jalur Tol Dalam Kota dibuka kembali untuk truk,” kata Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Royke Lumowa saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (27/5/2011).

Royke mengatakan dampak dari pencabutan pembatasan truk, maka jalur Tol Dalam Kota akan mengalami kepadatan lalu lintas.

Perwira menengah kepolisian itu, menyatakan selama kebijakan pembatasan truk diberlakukan, jalur kendaraan Tol Dalam Kota mengalami kelancaran arus lalu lintas.

Pasalnya, rata-rata kecepatan kendaraan mengalami peningkatan dari 20-40 km per jam menjadi 60-80 km per jam.

Selain itu, Royke mendapatkan pengakuan dari pengusaha truk yang mendapatkan keuntungan dari pemberlakuan pembatasan truk di jalur Tol Dalam Kota.

“Mereka mengaku biasa sehari cuma bisa tiga rit, karena pemberlakuan pembatasan truk bisa menarik lima rit per hari,” ujar Royke.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta memberlakukan pembatasan truk pada jalur Tol Dalam Kota pukul 05.00-22.00 WIB sejak 5 Mei hingga 10 Juni 2011.

(btt/at) berita8.com

TNI dan Pasukan Amerika Latihan Bersama di Laut Jawa

20110427105542kriclurit250411 3 Indonesia AS Latihan Bersama di Laut Jawa(ANTARA/Maha Eka Swasta)
Berita Terkait
Panglima TNI : Pemuda Majukan Wilayah Perbatasan Pakistan Minta AS Kurangi Latihan MiliterKolombia Sita 12 Ton Kokain Tujuan Mexico Tiga Kapal Perang Prancis akan Labuh di JakartaKorsel-Amerika Luncurkan Latihan Pertahanan Udara
Video
Kerjasama Pertahanan Indonesia-MalaysiaPetinggi TNI/KAPOLRI Tinjau Lokasi KTT ASEANAlain Le Roy Puji TNI
Jakarta (ANTARA News) – TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat kembali menggelar latihan bersama di Laut Jawa untuk memantapkan kerja sama angkatan laut kedua negara.

Juru bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tri Prasodjo mengatakan latihan bersama bertajuk “Cooperation Afloat Readiness and Training” atau CARAT itu dilakukan dalam dua tahap.

Pertama, di darat melalui program pertukaran bidang keteknikan dan pengendalian kerusakan, bakti sosial pelayanan medis umum dan gigi.

Tahap selanjutnya dilakukan di atas laut, yaitu mengembangkan kemampuan maritim dalam hal pengamanan maritim, pertukaran informasi, operasi laut gabungan, latihan patroli dan penggunaan meriam, serta latihan anti-perompakan dan anti-penyelundupan, kata Tri.

Ia mengatakan, latihan bersama yang rutin dilakukan itu bertujuan memelihara hubungan baik kedua militer terutama angkatan laut kedua negara, tercapainya peningkatan koordinasi dan kerja sama taktis antarsatuan TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut AS.
“Sekaligus meningkatkan profesionalisme militer kedua negara dalam pelaksanaan operasi bersama,” kata Tri

Antaranews.com

Thursday, 26 May 2011

Gerbong Penuh, Atap, Kabin & Sambungan pun Jadi

Ilustrasi (Ist)
 
KIRA-KIRA  apa ya angkutan yang paling murah-murah meriah saat ini? Anda benar? Ya, KRL Ekonomi. Tarifnya hanya Rp2.000 dari Stasiun Bogor sampai Stasiun Jakarta Kota.

Karena murahnya itu, kereta ini penuhnya bukan main. Superpadat, sampai tak ada jarak sejengkal pun akibat berjejal penumpang. Sebagian penumpang nekat memilih naik ke atap KRL. Ada juga yang bergelantungan di pintu, menempel di persambungan kereta, hingga ruang kabin berukuran 2 x 4 meter yang khusus masinis pun tak luput dari sesak NYApenumpang. 

Nah, jika Anda belum pernah naik kereta ini, cobalah sesekali merasakannya. Pasti dijamin syok bila ada biasa berkendaraan mobil pribadi. Soalnya, naik KRL ekonomi butuh ekstra perjuangan dan kekuatan fisik. Kalau enggak gesit dan tenaga kuat dijamin kalah "bersaing".  Mau naik ataupun turun susahnya sama saja, susahnya.

Kondisi di dalam KRL? Komplet, aroma keringat beradu bau mulut, pantat dan dada berhimpitan, tak terkecuali kaki silih injak. Benar-benar dari sisi rasional sudah tidak manusiawi lagi. Tapi mau apa dikata, fataknya ya begitulah. Angkutan favorit rakyat kelas menengah ke bawah ini menjadi sahabat setia yang mengantar pergi dan pulang saban hari.

Banyaknya penumpang yang naik di atas KRL dan tidak membeli tiket, mendorong PT KAI sejak awal Mei lalu memberlakukan razia ketat dengan sanki berat. Hal ini sesuai dengan pasal 183 ayat 1 dan 207 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Sebagaimana diketahui, pasal 183 ayat 1 UU tersebut disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di atap kereta, di lokomotif, di dalam kabin masinis, di gerbong atau di bagian kereta yang peruntukannya bukan untuk penumpang. Jika melanggar, dalam pasal 207 disebutkan bahwa setiap orang yang tanpa hak berada di dalam kabin masinis, di atap kereta, di lokomotif, di gerbong, atau di bagian kereta yang peruntukannya bukan untuk penumpang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga bulan dan/atau pidana denda paling banyak Rp15.000.000.

Kontan, razia ini mendapat reaksi dari berbagai pihak, terutama para penumpang KRL. Imbas dari penertiban ini, beberapa kali terjadi bentrokan yang berujung pengrusakan aset kereta api, seperti yang terjadi di Stasiun Manggarai dan Stasiun Pasar Minggu. Nyatanya operasi penertiban penumpang gelap ini tidak efektif. Penumpang tetap saja nankring di atap, bergelantungan di persambungan dan pintu KRL. Bahkan, penyemprotan menggunakan pewarna juga tak membuat jera penumpang nekat yang rata-rata anak muda.

Selain tiket yang murah, membludaknya penumpang saat jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari lantaran masih terbatasnya gerbong KRL. Padahal, setiap tahun terjadi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Terlebih, kemacetan yang kian menjadi-jadi di Ibu Kota dan diprediksi pada 2012 bakal terjadi kemacetan total menjadikan masyarakat beralih moda transportasi. Kereta menjadi alternatifnya, meski dari segi layanan masih jauh dari standard.

Peningkatan jumlah penumpang ini diakui PT KAI. Saat ini dalam sehari, KAI mengangkut sebanyak 400 ribu orang. Sementara pada tahun 2019, PT KAI ditartgetkan untuk mengankut penumpang sekira 1,2 juta. "Peningkatannya mencapai 300 persen," ungkap GM-Corporate Secretary PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) Makmur Syaheran kepada okezone, baru-baru ini.

Menurut dia, untuk mengangkut 1,2 juta penumpang membutuhkan 1440-1.500 kereta. Kereta yang ada saat ini baru 400-900, sehingga masih dibutuhkan 900-1.000 kereta lagi. "Kereta rel listrik pun memiliki maksimum kapasitas. Menurut UU itu ada, kalau yang ekonomi sekitar 50 persen, sedangkan yang AC, exsekutif, dan expres sekitar 25 persen," papar Makmur.

Sebab itu pada jam-jam sibuk memang kondisi KRL sarat penumpang, terutama untuk KRL ekonomi. Akibat banyak penumpang yang tidak disiplin dan mengabailkan keselamatan jiwa menyababkan masih tingginya tingkat kecelakaan dan korban tewas. 

"Kecelakaan penumpang KRL ekonomi yang disebabkan sengatan listrik atau terjatuh dari atap kereta seminggu bisa mencapai satu orang penumpang. Jadi tiga penumpang yang tewas akibat kecerobohan saat berada di atap setiap bulannya," papar.

Untuk mengurangi angka kecelakaan di KRL, pihak PT KAI telah berupaya membuat pengamanan bagi penumpang yang berada di atap dengan memasangkan alat semprot. "PT KAI juga akan memasang rambu-rambu di setiap titik jarak pandang lurus
agar tidak ada lagi penumpang di atap," kata Kepala Humas Daop 1 PT KAI Mateta Rizalulhaq.

Menertibkan ulah penumpang nakal memang sulit. Berbagai cara, mulai dari razia, penyemprotan cairan hijau, kawat berduri, sepertinya tetap saja tak berhasil. Bahkan, merazia penumpang dengan menggunakan anjing pelacak tetap saja tak berhasil membuat jera penumpang yang nekad naik ke atap kereta api.

Pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan kebijakan penertiban penumpang KRL ini harus dilihat dari dua sisi. Pertama, apakah ruang dalam KRL itu cukup atau tidak. "Kalau ruang cukup, maka penertiban harus dilakukan. Ada perusakan berarti masyarakat yang tak sadar ketentuan."

Menurutnya, jika penertiban dilakukan pada saat kereta penuh sesak penumpang maka tindakan tersebut kurang tetap karena dapat menyulut reaksi negatif, seperti perlawanan. Oleh sebab itu, pemerintah dalam hal ini PT KAI arus memenuhi terlebih dahulu ketersediaan gerbong kereta sehingga penumpang tidak berjejal dan meluber hingga ke atap. "Gerbongnya sediakan dulu, baru tertibkan penumpang yang melanggar," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin Mohamad Said mengatakan, bila terjadinya penumpukan penumpang KRL yang berada di atas kereta itu,dapat disebabkan kurangnya kereta. Oleh sebab itu, pihak KA dapat menambahkan unit keretanya. "Menurut saya, itu karena kurangnya armada, mangkanya kita meminta pihak KA untuk
menambahkan unit keretanya," terangnya.

Kata dia, adanya penumpang atap itu sangat berbahaya untuk keselamatan. "Berbahaya untuk penumpang yang berada di atas atap kereta, itu bisa menyebabkan mereka terjatuh atau tersengat listrik," tandas Muhidi.

Mengenai pemasangan alat penyemprot, kata dia, tidak perlu dilakukan. "Cukup dengan memperingati penumpang agar tidak berada di atap. Bila masih ada yang di atas, lebih baik kereta tersebut tidak dijalankan. Hal itu sudah ada undang-undangnya. Cukuplah dengan memasang pagar-pagar di atas atap kereta.

Terkait razia penumpang KA, Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi pun angkat bicara. Dia berpendapat penumpang memiliki hak yang dilingdungi undang-undang, seperti setiap konsumen berhak mendapatkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan.

"Pihak transportasi jasa perkretaapian harus menjamin keselamatan konsumen. Ada pula di UU Perkretaapian yang yang mengatur soal keselamatan dalam stasiun, keberangkatan, perjalanan, sampai stasiun tujuan," katanya.

Tambah KRL

Sementara itu untuk menambah daya angkut penumpang, PT KAI tahun ini akan mendatangkan 130 unit KRL untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). ”Tahun ini kami akan tambah 130 unit armada lagi untuk menambah
kapasitas angkut penumpang,” kata Makmur.

Makmur mengungkapkan, sejak 2009 penambahan kereta terus dilakukan. Pada 2009 ada penambahan delapan unit kereta dan tahun lalu sebanyak 118 unit. Saat ini, untuk melayani masyarakat Jabodetabek, dioperasikan 386 kereta. Dari jumlah itu,hanya 326 unit yang masih cukup prima dan 60 unit lainnya sudah tua sehingga mudah rusak.

Ke-60 unit ini adalah kereta ekonomi non-AC. Makmur menjelaskan, penambahan kereta sejak 2009 hanya dilakukan untuk rangkaian ekonomi AC dan ekspres. Sedangkan kereta ekonomi non-AC tidak pernah lagi ditambah. ”Para stakeholder itu selalu minta kami untuk tambah kereta ekonomi. Tapi, masalahnya sudah nggakada lagi pabrik yang mengeluarkan kereta ekonomi non-AC,” jelasnya.

Saat ini hanya ada tiga negara di dunia yang masih memakai kereta ekonomi yakni India, Bangladesh, dan Indonesia. Oleh karena itu, salah satu solusinya adalah dengan membuat kereta ekonomi menjadi ekonomi AC.  Namun,kemarin mau ditingkatkan tarifnya saja sudah ribut.Makanya ditunda dulu. Nantinya, tarif akan ditetapkan oleh pemerintah. Setelah ditetapkan, kami berjanji akan menyosialisasikan,” tegasnya.

Fitriyah Tri Cahyani Okezone.com

HUT ke- 65, Polri Gelar Sepeda Santai

Polri Gelar Sepeda Santai di Hari Jadi ke-65 Polri

May 26, 2011
Polri kian intens dalam menjalin kemitraan dengan segenap komponen masyarakat untuk mengurangi tingkat polusi udara, khususnya di Jakarta. Salah satu bentuk komitmen yang terus dijaga adalah dengan mengampanyekan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi alternatif.

Komitmen ini dipertegas dengan rencana menggelar kegiatan Bhayangkara Fun Bike yang juga untuk memperingati hari jadi Bhayangkara ke-65 Polri. Rencananya, acara tersebut akan digelar di Parkir Timur Senayan pada 26 Juni 2011.

Selain sepeda santai, acara juga akan diwarnai adanya bazaar, panggung hiburan, dan tontonan kebudayaan seperti Reog dan Barang Shai.

Demi kesuksesannya, 10.000 peserta telah diundang. 4.000 akan diwakili dari anggota Polri, 2000 lagi dari TNI, dan 1.000 dari Instansi Pemerintah.

Untuk umum atau masyarakat, juga telah disiapkan undangan sebanyak 3.000. Dari 3.000 peserta itu, akan diwakili komunitas-komunitas sepeda yang ada di Jakarta.

Harapannya, kegiatan ini akan menggugah semangat bangsa Indonesia, khususnya penduduk Jakarta, untuk peduli akan lingkungan. Artinya, dengan penggunaan sepeda sebagai moda transportasi alternatif dapat menjaga lingkungan tetap bersih dan mengurangi polusi.

Selain itu, hal ini juga sebagai penggugah bagi masyarakat Jakarta untuk peduli transportasi. Penggunaan sepeda juga secara tidak langsung dapat mengikis kemacetan di ibukota. (Argo/Danar/TMC). tmcmetro.com

Pages